Selasa, 11 Maret 2014

Sekelumit cinta dari sang pelantun pena

0

Bismillah.. :)

Tertata dalam rentetan kata, yang aku susun dalam hembusan cinta. 
Tentu, kali ini dengan nurani yang berulang kali bicara. 
Tak letih merajuk, mohonkan aku untuk kembali..

Cinta.
Berawal rindu berakhir sepi..
Aku hanya mampu berdiri sendiri.
Berhasrat langkah kaki tuk putar kembali..
Aku merinduMu..

Jumat, 07 Maret 2014

Surat Cinta untuk Bunda

0

Sayangku Bunda..
Kuawali tulisanku dengan seuntai senyum yang semampunya ku persembahkan untukmu malam ini. Bunda, kusadari Allah itu Maha Segala. Karena itulah hal yang tak pernah luput kau tanamkan kepada putri kecilmu ini.
Mungkin aku tak ingat lagi kapan pertama kali belaian tanganmu mengusap keningku. Tak ingat lagi kapan pertama kali pelukan hangatmu merengkuh aku. Karena yang kutahu, sampai detik ini aku masih merasakan seuntai kasih sayang tulus yang tidak dapat kudeteksi dimana pangkal dan ujungnya. Bunda, sungguh! Satu-satunya hal yang perlu kau tahu hanyalah 'Aku Bahagia'. Sangat bahagia karenamu..
Segala kelembutan yang tumpah dalam diriku selalu membuatku merasa malu dan semakin malu, Bunda. Dengan cara yang bagaimana aku mampu membalasnya? Cintamu mengalir deras dalam diriku dan tak pernah mampu kucegah..
Terimakasih bunda.. Kini puterimu telah beranjak dewasa, namun--tentu--masih saja tak hiraukan ucapanmu. Tak pernah peduli rasa sakit yang berulang kali kau derita karenaku. Maafkan aku Bunda...
Putri kecilmu.