Sabtu, 08 Februari 2014

SEBUAH KOMITMEN UNTUK WUJUDKAN MIMPI

0


Matahari sedang terik-teriknya, ketika terlihat beberapa anak berkumpul di sebuah halaman depan rumah singgah KOPPAJA yang bertempat di Jl. Pangeran Jayakarta, Kampung Buaran 3, RT 05/01 No 62, Harapan Mulya, Bekasi, Selasa (28/1).
Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan Bekasi, atau yang singkatnya disebut KOPPAJA Bekasi adalah sebuah komunitas dari kalangan Mahasiswa dan Pekerja yang menyelenggarakan pendidikan nonformal untuk anak jalanan dan dhuafa.
Saat ditanya tentang kesan selama belajar di KOPPAJA, Dengan antusias, anak-anak didik KOPPAJA mengaku sangat senang mendapat pelajaran dan keluarga baru. “Aku senang punya teman baru disini, belajar bareng, trus bisa jalan-jalan sama kakak-kakaknya. Kemarin aku ke TMII” ujar Ismi, salah satu anak didik di KOPPAJA Bekasi.
            Meski siang itu sedang berlangsung kegiatan belajar mengajar, namun tidak terlihat adanya ekspresi jenuh dalam wajah anak didik. Mereka saling berebut menjawab setiap kali relawan pembimbing mengajukan pertanyaan.
            Menurut Pendiri KOPPAJA Indonesia, Syafei, saat itu ia melihat adanya potensi dalam pengembangan pendidikan anak jalanan di Bekasi, bahkan survei mengatakan setidaknya ada 470 anak jalanan terdaftar di Bekasi pada tahun  2013.
            KOPPAJA kini telah mempunyai cabang di Bekasi, Jakarta, Bogor, dan Kalimantan. Dimana keempatnya berada di bawah naungan KOPPAJA Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa komunitas ini tidak main-main dalam menjalankan visinya untuk menekan jumlah anak jalanan yang putus sekolah. “Awalnya, saya dan teman-teman hanya melakukan riset untuk pemenuhan nilai tugas character building di kampus, karena merasa sayang untuk ditinggalkan, akhirnya di lanjutin terus.. nggak nyangka bisa sebesar ini” ujar Syafei saat dihubungi via jaringan seluller.
            Di Bekasi sendiri, KOPPAJA telah membina sekitar 40 anak didik yang terdiri dari pengamen, Pemulung, dan Dhuafa. Dimana enam diantaranya telah diikutsertakan dalam program kejar paket dan telah mendapat Ijazah.
            “Kita punya komitmen untuk komunitas ini, dimana komitmen itu adalah amanah yang harus dijalankan. Apalagi banyak mimpi anak-anak disini” ujar Ketua KOPPAJA Bekasi, Gilang Muhammad, sambil menunjukkan hasil karya anak didik yang mencantumkan mimpi-mimpinya”
            Menurut mahasiswa berusia 21 tahun ini, KOPPAJA berdiri tidak lepas dari dukungan berbagai pihak seperti orang tua murid, warga sekitar, dan pejabat-pejabat daerah. Dengan adanya hubungan yang baik, maka akan tercipta hubungan saling menguntungkan antara KOPPAJA dengan masyarakat.
            Di lingkungan Kampung Buaran, KOPPAJA sudah bukan lagi hal asing. Menurut penuturan Retno Dewi, seorang warga yang sekaligus wali murid mengaku, lebih aman jika anaknya ikut kegiatan positif seperti KOPPAJA.
            “Selain belajar, kan KOPPAJA suka ajak anak saya jalan-jalan. Saya sih seneng aja, soalnya anak-anak kan nggak pernah ke tempat wisata.. udah percaya juga sama kakak-kakaknya. Harapannya, semoga KOPPAJA maju terus” tutup Retno. (FS)

0 komentar: